Rabu, 24 April 2013

Isu-isu Lingkungan Perkotaan


Salah satu masalah sosial yang terjadi diperkotaan adalah masalah kepadatan penduduk akibat Urbanisasi. Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota.
Urbanisasi adalah masalah yang cukup serius bagi kita semua  Masalah kepadatan penduduk diperkotaan yang setiap tahunnya bertambah disebabkan karena masyarakat desa percaya kalau kota dapat memberikan kemudahan hidup (banyak lapangan pekerjaan). Sehingga banyak penduduk pedesaan yang merantau ke kota untuk mencari pekerjaan, sebagian penduduk pedesaan yang merantau ke kota tidak memiliki modal pendidikan yang tinggi atau keahlian. Sehingga hidup terlantar di perkotaan, tidak memiliki pekerjaan yang tetap, tempat tinggal yang tetap bahkan tidak layak seperti mendirikan rumah di bantaran kali, pinggir rel kereta, di kolong jembatan.
Persebaran penduduk yang tidak merata antara desa dengan kota akan menimbulkan berbagai permasalahan kehidupan sosial kemasyarakatan. Jumlah peningkatan penduduk kota yang signifikan tanpa didukung dan diimbangi dengan jumlah lapangan pekerjaan, fasilitas umum, aparat penegak hukum, perumahan, penyediaan pangan, dan lain sebagainya tentu adalah suatu masalah yang harus segera dicarikan jalan keluarnya.

 
Faktor Penarik Terjadinya Urbanisasi
  1. Kehidupan kota yang lebih modern
  2. Sarana dan prasarana kota lebih lengkap
  3. Banyak lapangan pekerjaan di kota
  4. Pendidikan sekolah dan perguruan tinggi lebih baik dan berkualitas
Akibat urbanisasi
  1. Terbentuknya suburb tempat-tempat pemukiman baru dipinggiran kota
  2. Makin meningkatnya tuna karya (orang-orang yang tidak mempunyai pekerjaan tetap)
  3. Masalah perumahan yg sempit dan tidak memenuhi persyaratan kesehatan
  4. Lingkungan hidup tidak sehat, timbulkan kerawanan sosial dan criminal

Latar belakang Terjadinya Urbanisasi
Latar belakang terjadinya urbanisasi pada negara industri maju dengan negara yang berkembang mempunyai beberapa perbedaan yang terdiri dari:
1.     Negara Industri Maju.
Pada negara industri maju, urbanisasi dimulai sejak industrialisasi, jadi industri merupakan titik tolak terjadinya urbanisasi. Penduduk kota meningkat lebih lambat dibandingkan di negara berkembang sedangkan pertumbuhan kota relatif lebih imbang (perbedaan tidak besar), sehingga dikatakan “proses urbanisasi merupakan proses ekonomi”
2.    Negara Sedang Berkembang
Urbanisasi pada negara berkembang dimulai sejak PD II, urbanisasi merupakan titik tolak terjadinya industri (kebalikan dari negara industri maju), penduduk kota meningkat cepat sehingga urbanisasi tidak terbagi rata, semakin besar kotanya, semakin cepat proses urbanisasinya, adanya konsep “Primate City”., sehingga dikatakan “proses urbanisasi bersifat demografi”. Hal ini lah yang terjadi di Indonesia saat ini, yaitu berduyun-duyunnya masyarakat desa ke kota sehingga kota bertambah padat.

Pengendalian Lingkungan Hidup

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk pengendalian lingkungan hidup  yaitu:

1.     Upaya preventif

Yaitu upaya yang dilakukan dengan cara penyuluhan dan  pembinaan kepada masyarakat secara langsung.

2.    Upaya represif
Yaitu upaya yang dilakukan dengan memberikan atau menetapkan sanksi / hokum kepada mereka yang melakukan pencemaran lingkungan.


Konsep pengembangan kota hijau

Kota yang dibangun dengan tak mengorbankan aset kota (terus-menerus memupuk semua aset): manusia, lingkungan, dan sarana prasarana terbangun.
Kota Hijau pada dasarnya adalah sebuah konsep kota yang ramah lingkungan, dalam hal mengefektifan dan mengefisiensian sumber daya alam dan energi, termasuk mengurangi limbah, menerapkan sistem transportasi terpadu, menjamin adanya kesehatan lingkungan, dan mampu mensinergikan lingkungan alami dan buatan. 

 




 ^ Terima Kasih ^ 


 
Sumber : FAHMYDDIN A.T S.T March
                http://id.wikipedia.org
              http://aswadnugraha.blogspot.com